Cantiknya Pemandangan Taman Alam Wawai Lampung Bikin Adem

Nikmati Cantiknya Panorama Alam Wawai Lampung Bersama Kakak Kelas Di STAN Dahulu. Ini ialah narasi pengalaman saya saat menelusuri Alam Wawai Ecopark Lampung bersama teman saya, kakak kelas persisnya.

Alam wawai Lampung sebagai salah satunya wisat alam yang memikat buat didatangi, dengan kelebihan khusus berbentuk panorama kota Bandar Lampung dari Ketinggian.

Selainnya dapat melihat cantiknya panorama laut dan sekelilingnya, kita bisa juga nikmati sarana dan sarana rekreasi yang berada di dalamnya.

Alamat Dan Lokasi Alam Wawai Lampung

Alam Wawai berada di Jl. H. Hasan Rais, Sukadana Ham, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Lampung 35116.

Lokasinya tepat di muka Summit Bistro.

Jalur jalan ke arah alam wawai satu arah dengan ke arah Lembah Hijau dari arah Teluk Betung.

Rekreasi alam wawai lampung benar-benar gampang dicapai, tetapi tidak ada transportasi umum ke arah kesini.

Kalian dapat naik Gojek atau Grab jika ingin ke taman rekreasi alam wawai lampung.

Ngajak Kakak Kelas Ke Alam Wawai

Tanggal 1 s.d. 4 Juni 2016 sebagai hari monumental untuk kantor kami, Perwakilan BPKP Propinsi Lampung.

Masalahnya awalnya Juni 2016 ini kantor kami untuk pertamanya kali mengadakan komunitas keuangan yang lumayan besar dengan pesertanya ialah Perwakilan BPKP dari semua Indonesia dan unit-unit kerja berdikari di lingkungan BPKP.

Keseluruhan lebih dari 150 peserta yang datang, terhitung yang datang ialah beberapa petinggi di Lingkungan BPKP seperti Ibu Sekretaris Khusus, Ibu Kepala Agen Keuangan, Bapak Inspektur BPKP, dan Direktur dan beberapa petinggi yang lain.

Waktu untuk menyiapkan acara ini cukup minim, sekitaran 1 minggu saja ingat pernyataan dari Agen Keuangan dikatakan sekitaran 1 minggu saat sebelum acara diawali.

Tetapi rasanya tidak mau saya katakan detil jalannya acara, karena pokok dari tulisan saya ini kali ialah catatan saya saat temani kakak kelas saya menyaksikan panorama Bandar Lampung dari bukit-bukit di Jalan Imba Kesuma, persisnya Alam Wawai Bandar Lampung.

Mas Koni

Komunitas Rekonsiliasi Self Blocking dan Reviu Saran Bujet BPKP Tahun 2016 ditutup saat sebelum Jumatan. Sesudah acara usai, beberapa ada langsung pulang ke hotel, ada yang masih tetap di kantor, ada yang mencari oleh-olehan, dan beberapa aktivitas yang lain.

Setelah Jumatan, saat saya sedang merangkum data, Kakak Kelas Saya, Mas Koni, tiba ke ruang kerja saya dan ngobrol-ngobrol sekalian makan siang.

Mas Koni ini ialah alumnus DIII Kebendaharaan Negara Tahun 2007, kakak kelas saya dua tahun. Saya lulus dari STAN tahun 2009.

Saat kuliah, saat saya duduk pada tingkat I dan ia tingkat III, sebetulnya kami benar-benar tidak sama-sama mengenali. Bahkan juga muka juga kemungkinan benar-benar tidak paham.

Pertemuan kami dimulai di saat Matrikulasi Pembangunan Auditor Trampil di Bogor tahun 2011 kemarin. Sama dengan saya, ia ialah alumnus Kebendaharaan Negara yang tidak diprediksikan jadi Auditor, dan waktu itu ia bekerja di Sub Sisi Keuangan.

Dan tahun 2011 lalu mendadak Agen Kepegawaian putuskan lain, hingga kami, Anak Kebendaharaan Negara, diundang ikuti Matrikulasi Pembangunan Auditor Trampil.

Dari situlah awalnya pertemuan kami, karena kebenaran saya satu kamar sama dia.

Awalnya pertemuan kami juga diteruskan dengan pembicaraan panjang lebar, terhitung pengalaman kuliah dan pengalaman kerja.

Putuskan Rekreasi Ke Alam Wawai

Dan pada tahun 2016 ini, kami kembali disandingkan pada suatu komunitas keuangan, dan kebenaran sekali ini kali saya sebagai tuan-rumah.

Ini ialah pengalaman pertama Mas Koni tiba ke Lampung. Mas Koni ini putra asli Ambon, dan semenjak awalnya peletakan, bisa peletakan di Perwakilan BPKP Propinsi Maluku (Ambon).

Jam 1/2 3 sore, saya usai merangkum data, dan makan siang sesaat, lalu saya mengantar Mas Koni untuk beli oleh-olehan Keripik Lampung di Toko Yen Yen Teluk.

Sesudah beli oleh-olehan, perjalanan juga kami teruskan ke Alam Wawai Bandar Lampung.

Sebetulnya ada banyak tempat rekreasi yang lain di Lampung, namun karena saat yang sempit, karena itu saya bawa saja ia ke Alam Wawai ini, untuk nikmati Bandar Lampung dari ketinggian.

Lokasi Alam Wawai dari Kantor saya lumayan dekat, hingga cuman beberapa saat saja kami telah tiba di lokasi.

Kami ke arah Alam Wawai dari Jalan P Emir M Noer, lalu belok kiri ke PDAM Way Rilau, ke arah Jalan Imba Kesuma, dan belok ke kanan telusuri Jalan Imba Kesuma.

Sesuai kontur alamnya di wilayah bukit-bukit, jalan yang kami lalui juga turun naik dan dibarengi situasi alam yang hijau dan sejuk.

Sesampainya di Tugu Duren, ada simpang ke kiri berbentuk tanjakan, kami juga mengambil ke kiri, dan sekitaran 200-300 mtr. disini, ada banner petunjuk jalan Alam Wawai, mengambil kiri kembali dan hanya beberapa mtr. saja telah tiba di Kompleks Alam Wawai.

Jam Membuka Dan Tutup Alam Wawai Lampung

Demikian masuk kami segera disongsong rindangnya pohon-pohonan yang cukup sejuk, namun jalannya masih berbentuk batu onderlaght, belum di aspal.

Di spanduk-spanduk dekat pemasaran ticket tercatat Jam Operasional Alam Wawai ini hanya sampai jam 17.00, melalui dari itu telah ditutup.

Untung kami sampai Alam Wawai ini baru jam 3 sore.

Maka untuk kamu yang ingin kesini, lebih enak pagi sampai sore saja ya guys.

Buat yang ingin tiba kesini malam hari atau melangsungkan moment di sini, kalian dapat kontak langsung pengurusnya.

Ongkos Harga Ticket Masuk Alam Wawai Di Lampung

Setelah tiba di lokasi Alam Wawai, kami juga langsung parkir motor.

Kemudian, kami beli ticket masuk dengan harga Rp15.000- per-orang.

Ticket masuknya termasuk murah, bisa teh botol kembali kemudian.

Untuk sekarang ini, HTM peluang telah naik, kemungkinan 20 ribu per-orang, seperti ticket masuk Pucuk Mas Lampung.

Harga ticket masuk Lembah Hijau saja telah naik, peluang Alam Wawai juga iya.

Kami dikasih gelang kertas tertulis Alam Wawai dan selembar ticket setiap orang untuk ditukar dengan teh botol.

Sarana Rekreasi Alam Wawai Ecopark Bandar Lampung

Tidak lama-lama, kami juga langsung mencari Alam Wawai ini. Lokasinya jika saya saksikan tidak demikian luas, jauh sekali bila dibanding dengan Lembah Hijau.

Dari Alam Wawai ini, kami dapat tonton laut Teluk Lampung di bawah sana, dan bangunan-bangunan dan beberapa rumah yang berada di kota Bandar Lampung.

Kelihatan beberapa pengunjung sedang asyik berfoto dan ada pula yang asyik sekedar duduk bercakap dengan rekan atau pasangannya.

Tidak jauh dari pemasaran ticket, kami temui papan petunjuk arah ke arah lokasi-lokasi rekreasi.

Tercatat Di Situ, Sarana Rekreasi Di Alam Wawai Kurang Lebih Ada:

  • secret garden
  • camping ground
  • amphitheatre
  • dan sarana yang lain

Amphi Theatre Dan Camping Ground

Kami juga selanjutnya turun ke bawah, ke arah amphi theatre dan Camping Ground.

Kelihatan banyak tenda-tenda perkemahan yang telah siap siaga untuk dicarter.

Sayang, sewa camping di Alam Wawai ini cuman dapat dilaksanakan kelompok, minimum 30 orang.

Di sini kami mengambil banyak photo dengan latar belakang Tenda Camping dan laut dan kota Bandar Lampung untuk kenangan Mas Koni saat pulang ke Ambon kelak. Minimal, ada memory yang tidak terlewatkan saat bertandang ke Bandar Lampung.

Sarana

Sesudah senang berfoto di bawah, kami juga naik ke atas cari toilet dan masjid.

Toilet di Alam Wawai ini dibikin dengan situasi alami, demikian juga masjidnya dan tempat wudhunya.

Masjid Alam Wawai berupa sebuah tenda kemping dengan alas sebagai alasnya, dan perlengkapan sholat berbentuk mukena dan sarung ada digantung dalam masjid ini.

Adapun tempat wudhu dibuat dari batu-batuan yang cukup unik untuk disaksikan.

Paling akhir, kami juga ke arah warung makan yang berada di Alam Wawai ini untuk menggantikan ticket kami dengan sebotol teh manis.

Warung makan yang berada di Alam Wawai ini berupa tenda besar, dengan meja dan bangku yang lumayan banyak, dan betul-betul dengan situasi alami yang asri.

Kemudian, kami juga pulang ke kantor untuk ambil beberapa barang Mas Koni, selanjutnya saya antar Mas Koni ke arah Hotel Whiz di dekat Bundaran Gajah.

Selamat jalan Mas Koni, sampai bertemu kembali di lain kali. Semoga Jalanan Ke Alam Wawai Bandar Lampung ini menjadi masa lalu di Ambon untuk Mas Koni kelak.

Kunjungi Juga:

daihatsulampung.net
sewamobillampung.co.id
rentalmobillampung.co.id
hondamobillampung.co.id
rental mobil lampung